CeritaSumbawa: Pemuda Pemegang Piala #1

Sumbawa. Aku tinggal di Sumbawa. Tepatnya di Sumbawa Besar. Kalian enggak tau Sumbawa dimana? Caritau dong. Gini aja. Biar aku yang jelasin ke kalian dimana itu Sumbawa Besar.

Yang kotak merah itu lokasi Sumbawa di Indonesia. Yang warnanya biru itu laut. Yang aku sayang itu kamu. Source: id.wikipedia.org

Sumbawa Besar terletak di Sumbawa. Sumbawa terletak di Nusa Tenggara Barat. Nusa Tenggara Barat terletak di Indonesia. Iya, Sumbawa adalah bagian dari Indonesia. Jadi, tolong buat kalian yang tinggal di Indonesia tapi enggak pernah dengar soal Sumbawa, baca artikel CeritaSumbawa ini. Karena aku, bakalan ceritain tentang Sumbawa. 
Pulau Sumbawa adalah sebuah pulau yang terletak di provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Pulau ini dibatasi oleh Selat Alas di sebelah barat (memisahkan dengan Pulau Lombok), Selat Sape di sebelah timur (memisahkan dengan Pulau Komodo), Samudra Hindia di sebelah selatan, serta Laut Flores di sebelah utara. Kota terbesarnya adalah Bima, yang berada di bagian timur pulau ini.

Pulau ini memiliki luas 14.386 km2, dan merupakan pulau terbesar di provinsi Nusa Tenggara Barat, serta salah satu dari dua pulau utama di provinsi tersebut. Titik tertingginya adalah Gunung Tambora (2.824 m), yang juga merupakan gunung api aktif. Keunikan yang dimiliki Sumbawa yaitu pulau Bungin yang termasuk dalam wilayah kecamatan alas, kabupaten sumbawa. Pulau Bungin merupakan pulau terpadat di dunia yang memiliki kepadatan 15000 jiwa/km persegi.Hal ini terjadi karena luas Pulau Bungin tidak sampai 8 hektare dan ditempati sekitar 3000 jiwa.
source: id.wikipedia.org
Iya, aku tau bukan aku yang nyeritain soal Sumbawa. Daripada salah, mending ngejelasin menurut referensi aja, kan?

“Woi! Ngomong sama siapa kamu, Dim?” Kata Guntur sambil menepuk pundakku dari belakang.

“Itu, ngomong sama pembaca artikel blogku.”

“Hah? Mana? Gila ini anak. Nih, bantuin ngerjain tugas TIK, dong.” Guntur menyodorkan laptopnya ke atas meja kotak. Nama tempat yang aku duduki ini 'Meja Kotak'. Tau kenapa? Karena bentuk mejanya bundar. Ya, enggak laaaah. Lokasi meja kotak ini di depan ruang kelas 10. Kenapa aku milih tempat disitu? Sengaja. Biar bisa modus. “Dimas, kamu orang Bali, kan?” Guntur tiba-tiba nanya.

“Nggg…, iya. Kenapa?”

“Kenapa milih sekolah di Sumbawa? Kenapa gak sekolah di Bali aja?”

“Ya, pengen aja. Gak ada salahnya kan sama sekolah di Sumbawa?” Kataku dengan mantap. “Ingat tahun lalu waktu kita kelas 10? Kelas X-2 itu kebanyakan muridnya masuk lewat jalur prestasi. Jagoan bola semua. Teman kelas kita juga ada Eureka yang jago catur, ada Jeslyn yang OSN Biologi, Mariska Dela sama Wahyuningsih yang OSN Fisika, Rizki Sucitra yang OSN Matematika, Aruna juara debat Bahasa Indonesia, Qory juara debat Bahasa Inggris, dan masih banyak lagi yang kalo disebutin kayak ketampananmu, Gun. Iya, gak ada habisnya.” 

“Yaelaah, kalau bola doang aku juga bisa kali. Oh, iya. Tahun ini juga ada jagoan catur kan? Gerry Christianto. Gilak! Otaknya pasti encer banget ya? Itu yang kamu sebutin baru dari sekolah kita aja, Dim. Coba aja kamu dengar cerita dari temanku yang enggak sekolah disini. Murid berprestasinya bejibun. Sekolah-sekolah di Sumbawa kan persaingannya lumayan ketat. Ya, gak?”

“Alah.. lomba futsal tahunan di sekolah aja kalah. 7-1! Hahaha.” Kataku sambil tertawa dengan keras.

“Sialan, kamu. Enggak gitu juga.” Guntur memukul pelan kepalaku. Mukulnya pakai laptop. Aku pingsan seketika.

Beberapa saat kemudian, Dekwid dan Gifari datang menghampiri kami. “Oit. Tau anak paskib Biyan Kamaruzzaman kan? Dia ke nasional.” Kata Gifari dengan heboh.

“Serius?!” Aku yang sebelumnya pingsan sadar seketika.

“Serius, lah. Entar aja bahas soal Biyan. Kalian tau soal pemuda pelopor gak?”

“Enggak. Apaan emang?”

“Pemuda pelopor itu program yang dijalankan pemerintah agar pemuda mampu memotifasi para pemuda di Kabupaten Sumbawa untuk membangun kreatifitas dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Di Sumbawa sendiri, pemuda pelopornya sampai tingkat nasional tau. Soal bidangnya, ada Kewirausahaan, Bela Negara, Teknologi Tepat Guna, Sosial Budaya dan Kelautan. Untuk Bidang Kewirausahaan sudah ada Nurmini dari Desa Gapit Kecamatan Empang yang mendapat juara 2. Bidang Sosial Budaya ada Ikbal yang mendapat juara harapan 1. Terakhir, Bidang Kelautan ada Sahabuddin dari Desa Bungin yang mendapat juara 3 dan Hardawiansyah dari Pulau Kaung yang mendapat juara 2. Untuk bidang Bela Negara sama Teknologi tepat guna kayaknya belom ada.”

Nurmini. Juara Pemuda Pelopor Bidang Kewirausahaan. Source: corong-bulaeng.blogspot.co.id

“Wah, keren ya. Tenang aja. 2 bidang yang belom dipegang orang lain, nanti kita yang dapetin.” Kata Guntur sambil mengepalkan tangan di dada.

“Sabar dulu, Gun. Sebelum itu, kita mending buat hasil karya pemuda aja.” Aku menengahi.

“Bener kata Dimas. Hasil karya pemuda itu karya yang diciptakan pemuda dengan usahanya sendiri. Contohnya ada Cindy Suci Ananda yang tulisannya berjudul “Bergerak Bersama untuk Bumi” dimuat di koran nasional Kompas edisi 21 Januari 2014. Adelia Elviantari yang ngebuat bakteri E. Coli yang sudah dimodifikasi. Fahmil Dwilaksono yang bisa menjelaskan teori represi katabolit. M. Isro Alfajri yang jadi juara 1 Karya Ilmiah Remaja Disporabudpar Sumbawa 2013 sama juara 3 Lomba Aplikasi Bioteknologi 2013. Masih ada lagi yang aku lupa namanya. Aku juga gak ngerti beberapa hasil karya mereka. Yang pasti, mereka semua mewakili Indonesia untuk ikut kompetisi  International Genetically Engineered Machine (iGEM) di Boston Amerika Serikat. Iya, itu GO INTERNASIONAL!!” Dekwid gak berhenti menunjukkan ekspresi kagumnya.

Pemuda asal Sumbawa yang GO INTERNASIONAL VROH!! Source: samawarea.com

“Wow. Hebat gilak! Eh, kalian tau Vina Hidayat gak sih?” Kataku.

“Tau. Vina yang...”



“Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Disporabudpar 2016.”
Sumur:
- https://id.wikipedia.org/wiki/Pulau_Sumbawa
- www.gaungntb.com/2014/03/01/disporabudpar-mulai-jaring-pemuda-pelopor-kabupaten-sumbawa/
- http://www.samawarea.com/2014/10/mereka-yang-membanggakan/

Mention ke @ngurahdimas di Twitter kalau mau bertanya soal pemuda Sumbawa ya.
Previous
Next Post »

Berkomentar lah sebelum berkomentar menambah pr matematika kalian :* ConversionConversion EmoticonEmoticon