CeritaSumbawa: Kebudayaan Tanpa Batas #4

<<< Buat yang belum baca cerita sebelumnya, ke sini dulu ya.

“Ibu Ati itu udah kayak tokoh seni dan budaya Sumbawa aja ya. Programnya di bidang seni itu bagus banget. Pentas seni (PenSi) aja bisa 3 kali. Keliatan banget kalo Ibu Ati sayang sama Sumbawa dan enggak mau kebudayaannya sampai punah.”

“Jangan langsung ngambil kesimpulan kayak gitu. Kalo salah gimana? Untuk Sumbawa, aku kurang tau. Yang pasti, banyak banget yang bilang kalo Ibu Ati itu tokohnya smanika di bidang seni dan budaya.”

“Setuju! Seni tradisional Sumbawa kan banyak banget. Dari tarian, nyanyian, alat musik, sampai permainan rakyat. Di pensi kita udah pernah nyanyiin Sakeco, Badede, Bakilung, Saketa sama Langko. Kita juga udah pernah ngeliat yang Ngumang pas PenSi. Aaaaaaakh!! Jadi pengen nyanyiiii.” Kata Dekwid.

“Tunggu, tunggu. Biarkan kami tenang dulu. Bidangmu cukup menjadi greget aja, Kwid. Kalo soal alat musik kan ada Gong Genang, Ratib Rebana Ode, Ratib Rebana Rea dan masih banyak lagi. Aku bukan orang Sumbawa asli. Kalo soal permainan rakyat aku kurang tau. Biasanya apa aja permainan rakyat Sumbawa?” Kataku.

Ratib Rabana. Source: meltinailfania.blogspot.com

“Banyak banget, lah. Yang aku tau pasti itu ya Karaci, Barapan Kebo, sama Main Jaran. Karaci itu pertarungan 2 orang dengan menggunakan tongkat dan tameng yang diberi nama Sesambu dan Empar. Tenang aja, ada seorang sandro atau dukun yang menjadi wasit mereka. Jadi, mereka gak bakalan bertarung terlalu serius apalagi sampe pake gear kayak anak STM tawuran. Karaci itu dulunya jadi tontonan raja di Sumbawa. Sekarang mah udah merakyat.” Gifari menjelaskan. Sesekali Gifari memakan pentolan yang baru saja dibelinya.

Karaci. // Untuk catatan, yang dipegang om-yang-pakai-baju-hijau bukan tongsis ya. Source: indonesiakaya.com

“Kalo Barapan Kebo sama Main Jaran?”

Barapan Kebo. // “Tenang aja, mulut saya gak bakalan kemasukan lumpur.” Kata mas-masnya. Source: akunikon.blogspot.com

“Barapan Kebo itu semacam balapan kerbau. Jadi ada sepasang kerbau yang diikat dan dikendalikan oleh 1 orang. Biasanya Barapan Kebo dilakukan menjelang musim tanam tiba. Katanya, Sumbawa itu tanahnya kebanyakan tanah liat. Jadi, Barapan Kebo itu sendiri bisa ngebantu petani buat ngebajak sawah. Kalo Main Jaran, semacam balapan kuda. Tujuan balapan kuda itu untuk memperbaiki sistem peternakan kuda. Misalnya dengan memelihara kuda sebaik mungkin, memberi makanan, minum, dan perawatan yang teliti. Uniknya, joki atau orang yang mengendarai kuda ini adalah anak kecil yang usianya tidak melebihi 10 tahun. Duh, jadi malu.” Kata Gifari sambil menunduk. Pipinya memerah. Terlihat jelas kalau dia merasa malu. Gimana enggak malu, saos di pentolannya kena pipi.

Main Jaran. // Itu anak kecil yang masih polos, belom puber, dan enggak alay. Source: megaayuwulandary.blogspot.com
“Gitu ya? Kalo aku mah taunya situs bersejarah aja. Berdasarkan tugas yang dikasi guru smpku, ada tempat bersejarah di Gunung Ai Renung. Itu situs berupa kuburan batu atau yang biasa kita sebut Sarkofagus. Disana, ada batu yang pahatannya seperti wajah manusia. Diartikan sebagai pencegah mara bahaya. Ada batu yang pahatannya menyerupai alat kelamin manusia yang mengartikan kesuburan dan pahatan buaya yang mengartikan hubungan manusia dengan alam arwah atau leluhur. Selain di Gunung itu, ada juga situs lainnya kayak Makam Sampar, Makam Karongkeng, Situs Lutuk Peti, Situs Tarakin, Situs Raboran, Situs Temang Dogan, Situs Batu Tata, dan Situs Sampar Rhe. Banyak juga ya? Kalo mau tau lebih jelasnya, coba deh googling. Jangan males baca situs budaya di tanah sendiri.” Kataku sok tau.

“Googling? Bilang aja kamu enggak tau cara jelasinnya gimana.” Kata Dekwid menyindir disertai tawa teman-teman yang lain.
Situs Sarkofagus berupa batu dari zaman Megalithikum. Source: indonesiakaya.com
“Sorry, ya. Bukan kalian aja yang tau soal Sumbawa. Aku juga tau, kok. Salah satunya soal event-event yang pernah digelar di Sumbawa. Salah satunya itu, Festival Moyo. Tau kan, festival itu tuh. Di Festival Moyo itu, ditampilkan budaya-budaya asli Sumbawa seperti semua yang udah kalian jelaskan tadi. Kalo peninggalan sejarah sama sarkofagus sih enggak, biasanya dalam bentuk tulisan atau gambar. Ada juga acara tambahan yang memeriahkan kayak lari 10kilometer, pameran, dan pawai. Alasan kenapa dinamakan Festival Moyo karena di Sumbawa ada pulau kecil indah yang menjadi daya tarik wisatawan. Enggak cuma nasional aja, Internasional bro!!” Dekwid bercerita menggebu-gebu.  “Eh, bukannya tahun 2014 kamu sempat buat artikel soal Festival Moyo, Dim?” Dekwid melanjutkan.

Salah satu acara di Festival Moyo. Ada 640 peserta di acara ini. Ini masih pagi, lho. Kalian harus liat serame dan semeriah apa FesMo kalau malam hari. Source: lifestyle.liputan6.com

“Ciee tau aja. Ngestalk blogku ya?”

“Oh, aku juga tau kalo artikelnya Dimas yang itu mah. Artikel yang garing dan enggak lucu itu kan?” Kata Icha tiba-tiba. Entah kenapa teman-temanku suka sekali muncul secara mendadak.

Nyesek.

Nyesek banget.

“Duh, ngomongin soal Sumbawa di kantin jadi bikin kenyang. Kenyang karena makanannya dan kenyang karena dapet pengetahuan tentang Sumbawa. Gilak! Sumbawa emang kaya banget ya. Sekarang tinggal kita dengan kesadaran diri berusaha melestarikan dan menyebarkan budaya itu sendiri.” Kataku mengalihkan pembicaraan.

“Ohya? Ngomong mah gampang, Dim. Praktek dong.” Kata Icha, sinis.

“Iyadong. Soal melestarikan, ada program pensi yang bisa ngebantu kita. Program dari Ibu Ati, OSIS yang tangani, siswa yang buat seni jadi lestari. Sekolah lain juga gitu, kok. Cuma beda tempat sama yang tangani aja. Kalo soal menyebarkan, aku lagi buat artikel soal pemuda, olahraga, kebudayaan, sama pariwisata untuk Sumbawa hebat dan bermartabat. Doakan supaya menang ya.” Kataku sambil tersenyum kecil.

“Siap, bos!” Kata teman-temanku disertai tawa.

“Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Disporabudpar 2016.”

Sumur:
Previous
Next Post »

2 Jejak Ditinggalkan

Ikutan Meninggalkan Jejak
Ngurah Dimas
AUTHOR
September 12, 2016 at 2:15 AM delete

Iya, bentar lagi kamu juga dibudayakan :ng

Reply
avatar

Berkomentar lah sebelum berkomentar menambah pr matematika kalian :* ConversionConversion EmoticonEmoticon